Pada awal 1970-an, sebuah institusi aneh tumbuh subur di bawah bayang-bayang kekuasaan Orde Baru. Namanya ASPRI, Asisten Pribadi Presiden. Di atas kertas, mereka hanyalah pembantu Presiden. Dalam kenyataannya, mereka adalah pusat kekuasaan bayangan yang mengendalikan intelijen, ekonomi, politik, dan keamanan negara. Dipimpin oleh Ali Moertopo dan Soedjono Hoemardhani, ASPRI menjelma menjadi "negara dalam negara", sebuah junta militer dengan Soeharto sebagai patron dan para asisten sebagai klien yang setia.
Sejarah imajiner cukup dibaca tak perlu dipercaya walau tak dilarang. Ini warning saya. Kalau nekat tetap mau pakai ya monggo. Saya menelusuri sisi lain sejarah dan pemikiran. Dialog filsafat imajiner, biografi tak biasa berbasis data, dan tafsir sejarah subyektif. Sebuah eksperimen narasi. Ruang dialog imajiner dengan para pemikir. Biografi alternatif & fiksi sejarah berbasis data. Sebuah perspektif pribadi tentang dunia. O ya, nama saya Dr. (dari negeri Konoha) Seta Basri.